BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Selasa, 17 Mei 2011

Laporan 7 Pricing

Jakarta, 11 Mei 2011. Pada mata kuliah Manajemen Pemasaran Jasa dalam Pendidikan dengan dosen pembimbing Amril Muhammad, SE., M.Pd, membahas mengenai Pricing.

Price yakni sejumlah harga yang ditawarkan untuk menukar seuatu barang atau jasa. Dengan kata lain price merupakan sejumlah nilai yang dapat ditawarkan kepada pelanggan untuk mendapatkan manfaat atau menggunakan produk. Dalam hal ini terdapat 2 hal faktor yang mempengaruhi hara yakni:
1.      Faktor Internal
-          Cost (Harga Pokok Produksi)
Harga pokok ditentukan dari: BB + TKL + OH + Laba
Keterangan:
BB = Bahan Baku
TKL = Biaya Tenaga Kerja Langsung 
OH = Overhead
-          Marketng Objectivities (Tujuan Pemasaran)
Marketing objectivities yaitu menentukan apakah tujuan dari pemasaran dan penetapan harga yang akan dilakukan oleh suatu lembaga terhadap konsumennnya. Dalam Marketing Objectivities ini terdiri dari berbagai bagian, yakni:
a)      Survival, merupakan suatu penurunan harga product dan mengambil keuntungan sedikit. Namun, hal tersebut dilakukan adagar produsen dapat mengambil perhatian konsumen. Contoh: Berkurangnya harga Snack Kokokrunch dari harga aslinya.
b)      Current Profit Max, merupakan pengaharapn adanya keuntungan yang besar dengan adanya penurunan harga. Contoh: Diskon awal product baru seperti produk kecantikan Garnier, dan akhirnya product tersebut dikenal di masyarakat dan dikonsumsi oleh banyak wanita Indonesia.
c)      Market Share Leadership, merupakan penurunan harga dan kualitas agar dapat bersaing dengan product lainnya. Contoh: murahnya handphone buatan China dengan fitur yang lengkap namun kondisi barang tidak tahan banting seperti product handphone yang lebih mahal lainnya.
d)      Product Quality Leadership, merupakan penawaran produt dengan harag dan kualitas yang sangat memuaskan. Contoh: mobil mewah dengan harga yang mahal, kualitas yang baik dan kondisi yang tahan banting.
-          Marketing Mix Strategy
Merupakan harga yang ditetapkan berdasarkan pembagian kelompok segmen. Jadi walaupun merknya sama, namun ketika dijual di tempat yang berbeda maka harganya pun akan berpengaruh, bisa jadi harga tersebut menjadi lebih murah ataupun sebaliknya. Hal tersebut dapat dilihat dari berbagai aspek seperti harga, tempat, promosi, dan lain sebagainya. Contoh: karena faktor lokasi dari tempat produksi, harga baju yang ditawarkan di Jakarta lebih murah dibandingkan dengan harga yang ditawarkan di daerah.
-          Organizational consederation (pertimbangan organisasi)
Merupakan pertimbangan-pertimbangan di dalam organisasi yang berkaitan dengan SDM, produk (kemasan, outlet) ataupun coverage (jangkauan). Contoh: jika karyawan yang ada dalam suatu perusahaan banyak, maka harga yang ditawarkan pada konsumen terhadap product tersebut bisa lebih mahal.

2.      Faktor Eksternal
-          Market and Demand
a)      Pure competition, merupakan kompetisi yang terjadi dengan produk lain namun secara fair atau sehat. Contoh: perusahaan yang dibentuk dengan adanya kompetensi.
b)      Monopoli, dimana seluruh hak penuh berada ditangan produsen atau penjual, karena hanya perusahaan tersebut yang memproduksi product tersebut. . Contoh: PLN yang memiliki perusahaan monopolistic di Indonesia.
c)      Oligarki, dimana terdapat beberapa perusahaan, tetapi harga yang ditetapkan mereka tentukan bersama. Contoh: perusahaan penjual bahan bakar.
-          Competition
Merupakan persaingan yang terjadi dengan produk lain yang memiliki kemiripan yang hampir serupa. Contoh: McDonald’s dengan KFC.
-          The other external factor
a)      Politic (politik), misalnya suatu situasi politik yang terjadi disuatu Negara akan mempengaruhi pasar, contohnya situasi politik yang terjadi di Mesir baru-baru ini, sehingga misalnya permintaan suatu barang semakin meningkat atau keterbatasan ketersediaan barang di daerah tersebut, maka harga akan meningkat.
b)      Ekonomi, masyarakat biasanya memiliki tingkatan-tingkatan kelas ekonomi tertentu, baik kelas atas, menengah, ataupun bawah. Oleh karena itu terdapat perbedaan harga yang ditetapkan produsen kepada konsumen sesuai segmen mereka jika dilihat dari segi ekonominya.
c)      Hukum, misalnya di Indonesia ada hukum yang menyebutkan bahwa makanan yang boleh dikonsumsi masyarakat harus berlabelkan halal, oleh karena itu perusahaan makanan atau minuman harus terlebih dahulu melakukan pengujian produk mereka yang selanjutnya baru dapat dipasarkan.
d)      Social (sosial), misalnya adanya larangan kepada penjual makanan tertentu karena berkaitan dengan kedaan social di daerah tersebut.

Ada beberapa cara yang efektif untuk menentukan harga dari suatu product, diantaranya:
1.      Cost Based Pricing, merupakan suatu perhitungan yang dilihat dari harga pokok + laba, dimana semakin banyak barang yang diproduksi maka harga akan semakin murah.
2.      Value based pricing, dilihat dari segmen konsumennya yang dibagi menjadi kelompok-kelompok tertentu.
3.      Competition based pricing, dilihat dari competitor yang ada untuk dijadikan dasar dalam menentukan harga.

Adapula strategi untuk penyesuaian harga dari suatu product atau yang biasa disebut Price Adjustment Strategies, diantaranya:
1.      Discount dan allowance, yaitu memberikan potongan harga serta pemberian harga dengan cara menukar tambah barang tersebut.
2.      Segmented pricing, yaitu jenis product yang berbeda yang ditawarkan perusahaan dalam satu merk dagang.
3.      Psychological pricing, menetapkan harga yang secara psikologis orang lebih murah. Contoh: Rp 4.999,-  dengan harga Rp 5.020,- dimana sebagian besar orang akan lebih memilih barang dengan harga Rp 4.999,- disbanding Rp 5.020,- karena beranggapan lebih murah.
4.      Reference pricing,  adanya informasi referensi harga dari orang lain sebelumnya.
5.      Promotional price, karena adanya promosi maka diadakan potongan harga. Contoh: harga konser yang ditawarkan 2 minggu sebelum hari H, mendapatkan diskon 10%.
6.      Geographic price, harga yang berbeda-beda karena adanya lokasi penjualan yang berbeda. Contoh: penjualan baju di kota lebih murah dari di daerah karena lokasi produk yang dekat dengan jarak kota.
7.      International pricing.

Khumairoh 
1445091744 
Manajemen Pendidikan Reguler 2009 

0 komentar: